Maria Bidik Gelar Pertama Djarum Sirnas
Jum'at, 16 Juli 2010 - 19:50 wib
Foto: Maria Elfira Christina (Reuters)
TEGAL – Suasana GOR Sinar Mutiara yang memang cukup panas pada Jumat (16/7/2010) ini. Ya dipanaskan suasana meriah partai semifinal Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis Regional III di Tegal.
Partai-partai seru di tiap nomor menambah kemeriahan GOR yang selalu di penuhi penonton, kendati hari ini mereka harus mengocek dompet mereka lebih dalam, karena untuk partai semifinal ini panitia mematok harga di Rp8.000, selisih Rp2.000 dari hari-hari sebelumnya.
Di nomor tunggal dewasa putri, PB Djarum yang hanya mengirimkan dua atletnya, berhasil menempatkan satu wakilnya di partai puncak. Maria Elfira Christina kembali sukses menghentikan langkah Elisabeth Purwaningtyas dengan dua game langsung. Ini merupakan kali kedua mereka bersua, dan Maria berhasil menggenapkan kemenangannya kali ini dan memantapkan diri melangkah ke partai puncak.
Di sepanjang pertandingan Jangan ketinggalan berita tentang Piala Dunia 2010, hanya di Okezone.com ![]()
Game kedua pun tidak terlalu berbeda, atlet kelahiran 21 Oktober 1986 ini pun berhasil mendominasi jalannya pertandingan, dan terus memimpin di sepanjang game kedua. Setelah behasil memimpin di interval dengan 11-8, Maria yang juga merupakan runner up di tiga Djarum Sirnas sepanjang tahun 2010 ini, akhirnya memastikan tiket ke babak final setelah kembali menutup game dengan 21-18.
Mengingat partai pertamanya melawan Elisabeth yang ia menangkan dengan jauh lebih mudah, pada pertandingan yang digelar Jum’at (16/7) malam, Maria terlihat sedikit kesulitan mengatasi pemain yang kini bercokol di Pelatnas Pratama.
“Mungkin dulu di pertemuan pertama dia kaget dengan permainan saya, tapi kali ini dia (Elisabeth – red) pasti sudah belajar karakter permainan saya,” jelasnya usai pertandingan.
Di partai final, Maria akan ditantang atlet tunggal putri Pelatnas, Rizky Amelia Pradipta. Rizky berhasil melangkah ke babak utama setelah berhasil menaklukan atlet PB Djarum lainnya, Ayu Wanda Tika. Rizky menyerah 15-21 di game pertama, tetapi kemudian mencuri kedua game berikutnya dengan 21-11 dan 21-8.
Maria yang telah mengecap partai final Djarum Sirnas sebanyak tiga kali, yaitu partai di Djarum Sirnas Kalimantan, Sulawesi Utara dan Sumatra, tapi selalu berhasil ditundukkan di partai puncak oleh rekan lainnya, mengakui pertandingan final nanti pasti akan berat. Tapi tentunya ia akan terus berusaha.
“Final pasti berat, tapi yang jelas saya akan terus berusaha,” pungkasnya.
Ini pun menjadi partai final pertama nomor tunggal dewasa putri yang meloloskan pemain non PB Djarum, setelah di lima Djarum Sirnas sebelumnya PB Djarum selalu berhasil menciptakan all PB Djarum final.(fmh)
0 komentar:
Posting Komentar